Directed by Mario Van Peebles
Hollywood pada waktu itu. Dalam filmnya itu, Melvin juga berperan sebagai koboi yang berjuang melawan arogansi kulit putih. Film ini disebut – sebut sebagai landasan film blaxploitation dan juga batu tolak untuk para sineas dan aktor kulit hitam untuk masuk ke dalam dunia mainstream
Berbekal fakta itu, Mario Van Peebles, membuat sebuah dokudrama tentang bagaimana beratnya perjuangan sang ayah dalam proses produksi film tersebut. Mario sendiri berperan sebagai Melvin, seorangs sutradara yang baru saja meraih sukses dengan film
komedi,Watermelon Man, dan ditawarkan untuk terus membuat film – film sejenis. Namun keresahan Melvin akan pandangan stereotype Hollywood terhadap tokoh kulit hitam membuat Melvin memutuskan keluar dan membuat film sendiri secara independen. Dibantu dengan teman hippienya, Bill dan crew amatir dari perusahaan video porno, Melvin bertekad untuk membuat sejarah dan mengobarkan bendera perang terhadap Hollywood.
Baadassssss! merupakan proyek homage yang didedikasikan penuh kepada ayahnya. Dalam film ini, bisa kita lihat bagaimana proses perenungan sang ayah sebelum membuat karya legendarisnya itu sampai pada proses produksi dimana Melvin harus mengorbankan seluruh harta bendanya agar film itu bisa dicapai. Semuanya diperankan dengan emosional oleh Mario sendiri. Walupun begitu, salut untuk Mario yang bisa membuat film ini terasa obyektif dan tidak terlalu mengagung-agungkan sosok Melvin. Melvin van Peebles, dalam film ini, digambarkan sebagai seseorang dengan ego besar, yang mau mengorbankan apa saja agar filmnya bisa tercapai. Ia adalah sosok diktator, yang tidak segan – segan memecat dan bahkan menghantam siapa saja yang menghambat jalannya produksi. Ia bahkan “tega” untuk memasukkan anaknya sendiri, (Mario) ke dalam satu adegan dimana si anak harus beradegan sex. Hal ini menjadi menarik, karena film ini juga memasukkan bagaimana pergolakan emosi Mario pada waktu itu.
Baadassssss! adalah film yang menarik. Bukan saja karena faktor – faktor eksternal semata, namun juga bagaimana Mario Van Peebles dapat menggambarkan secara detil karakter Melvin ke dalam film ini. Melvin digambarkan sebagai sosok yang menemukan impian hidupnya dan tidak ragu – ragu untuk mewujudkannya. Ia digambarkan sebagai sosok egois yang mengharapkan semua orang memiliki passion yang sama seperti dia, dan yang paling penting lagi, ia merasa sebagai pahlawan yang sedang bekerja untuk bangsanya sendiri, yaitu kaum kulit hitam. Dengan proses produksi yang memiliki begitu banyak masalah dari berbagai segi, Mario menggambarkan bagaimana frustasinya sang ayah dan keraguannya untuk meneruskan impiannya itu. Dengan akurat dan emosional, Mario memaparkan bagaimana kondisi psikologis sang ayah pada waktu itu.
Sweet Sweetback’s Baadasssss Song mungkin bukan film yang baik dari segi estetika, namun film ini tetap harus mendapat tempat khusus di dalam sejarah perfilman dunia. Dalam Baadassssss!, Mario Van Peebles terlihat ingin memberikan secara detil proses pembuatan sejarah itu,dan ingin membuka mata penontonnya untuk semakin menghargai film tersebut. karena itu film ini juga wajib ditonton oleh mereka yang berniat untuk terjun dalam dunia perfilman independen.Dan satu lagi, harus diakui film ini menjadi lebih bermakna ketika ditutup dengan senyum dan kedipan mata sang ayah yang hangat dan terlihat puas.








